5 Kiat peningkatan kualitas sumber daya pustakawan


Assalamualaikum Wr. Wb.

Hai Sobat, kali ini Ruwam irayi kembali dengan konten-konten yang berkaitan dengan bidang ilmu perpustakaan. pembahasan kita kali ini akan terfokus tentang pustakawan dan kemampuan apa saja yang perlu dimiliki pustakawan di seluruh perpustakaan.  jadi sobat harus baca sampai habis yaa!!

Pustakawan merupakan salah satu unsur komponen penting yang memegang peran besar dalam terselenggaranya perpustakaan yang baik. Pustakawan sendiri merupakan orang yang ahli dalam mengelola informasi di perpustakaan diantaranya seperti  pengadaan, pengolahan, perawatan bahan pustaka serta penyebarluasan sumber-sumber informasi, dan kegiatan kepustakawanan lainnya.

Menurut Sulistyo (dalam Nelwary, 1997: 13) profesi sebagai sebuah pekerjaan yang memerlukan pengetahuan dan keterampilan khusus yang diperoleh dari teori, dan bukan saja dari praktek dan diuji dalam bentuk ujian sebuah universitas atau lembaga yang berwenang dan memberikan hak kepada yang bersangkutan untuk berhubungan dengan kliennya. Jika dikaitkan dengan pustakawan, maka pustakawan memiliki sebuah pengetahuan dan keterampilan khusus dalam hal pengelolaan informasi tercetak maupun non tercetakan.

Dari keterangan tersebut, kita memahami bahwa pustakawan tidak hanya memiliki skill yang memumpuni tetapi juga pustakawan harus memiliki banyak pengalam yang terbukti dari jenjang pendidikan atau pelatihan yang mereka terima seputar perpustakaan. berikut kemampuan pustawan yang perlu di tingkatkan agar menghasilkan sumber daya pustakawan yang kompeten dibidangnya.

 




1.              Meningkatkan kemampuan literasi informasi

Pustakawan yang pintar harus memahami bagaimana mencari, mengevaluasi, dan menggunakan informasi secara efektif serta paham akan kebutuhan informasi dari pemustaka, sehingga pengetahuan dan wawasan yang luas sangat diperlukan bagi pemustaka. Meningkatkan kemampuan literasi informasi dapat membantu pustakawan dalam memberikan layanan yang lebih baik kepada pengunjung perpustakaan dengan cara banyak membaca dan melakukan kegiatan bedah buku di perpustakaan.



2.              Mengembangkan kemampuan teknologi informasi dan komunikasi

Tidak dapat dipungkiri pekembangan teknologi terbilag cukup pesat, hingga berpengaruh pada berbagai aspek kehidupan, termasuk bidang perpustakaan. Perkembangan teknoloogi informasi membuat pemustaka lebih mudah mengakses koleksi di Perpustakaan. bagi pustakawan, teknologi membantu pekerjaan mereka dan mempermudah pemustaka mengorganisasikan data pepustakaan yang ada, contohnya dalah sistem otomasi dan e-library. Maka dari itu Pustakawan harus menguasai teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sehingga dapat memberikan layanan yang lebih baik kepada pengunjung perpustakaan.



3.              Meningkatkan kemampuan interpersonal

Pustakawan harus memiliki kemampuan interpersonal yang baik sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pengunjung perpustakaan. Kemampuan interpersonal yang baik dapat membantu pustakawan dalam membangun hubungan yang baik dengan pengunjung perpustakaan, hal ini dapat dilakuakan pustakawan dengan cara sering melakukan komunikasi dengan orang banyak dan positif thinking, serta sikap terbuka kepada pemustaka apapun dengan alat belakangnya.




4.              Meningkatkan kemampuan Administrasi

Pustakawan harus memiliki kemampuan manajemen atau administrasi yang baik sehingga dapat mengelola perpustakaan dengan baik secara efektif dan terstruktur. Kemampuan manajemen yang baik dapat membantu pustakawan dalam mengelola koleksi perpustakaan, mengembangkan program-program perpustakaan, dan meningkatkan efisiensi operasional perpustakaan. pemustaka dapat melakukan secara rutin penginputan data koleksi ataupun memberikan laporan dari data peprustakaan dengan rapih dan tersusun. Tak lupa juga, pustakawan dapat mengikuti seminar dengan materii terkait kepustakawanan sehingga dapat mengevaluasi kinerja di bidang adminitrasi.




5.              Meningkatkan kemampuan bahasa asing

Pemustaka tidak hanya berasal dari lokal atau Indonesia, namun juga mancanegara. maka dari itu, pustakawan harus memiliki kemampuan bahasa asing yang baik sehingga dapat memberikan layanan yang lebih baik kepada pengunjung perpustakaan yang berbicara bahasa asing. Pemustaka dapat berlatih atau membaca literatur berbahasa asing agar menambah pengetahuan berbahasa asing.



Selain kemampuan diatas pustakawan juga harus memiliki beberapa kemampuan lainnya yang mendukung mereka dalam menjalankan tugas mereka sebagai pustakawan, yaitu mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitar, memiliki public speaking yang baik, berpikiran positif, memiliki sikap bekerja sama dengan baik, terbuka dengan berbagai macam latar belakang pemustaka, dan masih banyak lagi.

Sebagai Mahasiswa Ilmu Perpustakaan, Ruwam Irayi menganggap apa yang telah disampaikan diatas merupakan hal penting untuk menjadi pemustaka yang, tidak hanya baik, tetapi juga berkompeten dalam melayani kebutuhan para pemustaka. Namun, aku pun masih berusaha mempelajarinya.

Semoga tidak hanya ruwam irayi, Sobat juga dapat memahami penjelasan di atas tentang Kiat peningkatan kualitas sumber daya pustakawan di perpustakaan. Terima kasih

 

7 Komentar

  1. Wah ternyata kemampuan yang harus dimiliki pustakawan itu banyak juga ya, terima kasih ya infonya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih kembali, kakak bisa juga baca artikel terkait ilmu perpustakaan lainnya

      Hapus
  2. Jadi pustakawan memang harus multitasking ya ternyata. Pandai dalam kegiatan kepustakawanan & harus empati pada pengunjung. Terima kasih ilmunya

    BalasHapus
  3. Wah susah susah gampang ya ka ternyata jadi pustakawan itu

    BalasHapus
  4. Ternyata jadi pustakawan juga ga gampang ya ka, salut deh yang jadi pustakawan

    BalasHapus
  5. pustakawan itu emg multitalent bgt deh, kerenn

    BalasHapus
Lebih baru Lebih lama